Lompat ke isi utama

Berita

Petakan Kerawanan, Bawaslu Banyumas Uji Data Pemilih di Desa Sokawera

Bawaslu Banyumas

Anggota Bawaslu Kabupaten Banyumas, Amin Latif (kedua dari kiri) dan Rani Zuhriyah (ketiga dari kiri) didampingi Sekretaris Desa Sokawera, Slamet Riyadi (kelima dari kiri) melakukan wawancara dengan warga Desa Sokawera, Kecamatan Cilongok, dalam uji petik Daftar Pemilih Berkelanjutan, Rabu (7/10). (foto: nrp)

CILONGOK, BAWASLU BANYUMAS – Bawaslu Kabupaten Banyumas menelusuri kesesuaian data pemilih dengan kondisi faktual melalui uji petik Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) di Desa Sokawera, Kecamatan Cilongok, Rabu (7/10). Kegiatan ini menyasar data pemilih pemula, warga yang meninggal dunia, serta warga pindah masuk sebagai bagian dari riset pemetaan kerawanan isu strategis Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) dan persiapan penyusunan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP).

Dalam pelaksanaannya, Bawaslu Kabupaten Banyumas menerjunkan dua tim ke dua RT yang telah ditetapkan sebagai lokasi sampel di Desa Sokawera. Sebanyak 20 responden menjadi sasaran wawancara menggunakan tiga metode, yakni List to People terhadap delapan responden, People to List secara acak terhadap empat responden, serta People to List dengan metode kuota terhadap delapan responden. Pendekatan ini dilakukan untuk memperoleh gambaran kesesuaian data administrasi pemilih dengan kondisi sebenarnya di masyarakat.

Uji petik tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bawaslu RI dalam riset pemetaan kerawanan isu strategis PDPB. Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Banyumas berupaya mengidentifikasi potensi ketidaksesuaian data sejak dini sebagai bahan penguatan pengawasan dan pencegahan, sehingga pemutakhiran data pemilih dapat berlangsung lebih akurat dan hak pilih masyarakat terlindungi. (aks)

Tag
banyumas
bawaslu
bawaslu banyumas
Berita
Pencegahan