Imam Bekali Mahasiswa Magang Penguatan Jaringan dan Pemberdayaan Komunitas
|
PURWOKERTO, BAWASLU BANYUMAS – Mahasiswa magang dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dan Universitas Negeri Semarang (Unnes) mendapatkan pembelajaran teknis mengenai penguatan jaringan dan pemberdayaan komunitas dalam Program Magang Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 Gelombang II yang diselenggarakan Bawaslu Kabupaten Banyumas di ruang rapat kantor, Senin (13/7). Materi tersebut bertujuan membekali peserta dengan kemampuan membangun jejaring kolaborasi serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu.
"Kita punya program unggulan, ada Teras Bawaslu sebagai tempat nongkrongnya teman-teman aktivis dan masyarakat, ada juga Taman Demokrasi di depan yang menjadi ruang belajar bersama tentang demokrasi," ungkap Ketua Bawaslu Kabupaten Banyumas, Imam Arif Setiadi saat memperkenalkan berbagai program yang menjadi sarana edukasi dan partisipasi masyarakat.
Imam juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas pemilu melalui penolakan terhadap praktik politik uang. Menurutnya, kualitas demokrasi sangat ditentukan oleh kesadaran masyarakat dalam menggunakan hak pilih secara bebas tanpa pengaruh imbalan.
"Mari kita sama-sama menolak money politics untuk mewujudkan pemilu yang berkualitas, adil, dan bermartabat sehingga dapat terwujud Indonesia yang lebih baik dan makmur," tegas Imam.
Melalui Program Magang P2P Tahun 2026 Gelombang II, Bawaslu Kabupaten Banyumas berharap mahasiswa tidak hanya memahami aspek teknis pengawasan pemilu, tetapi juga mampu membangun jejaring dengan berbagai elemen masyarakat serta menjadi agen penggerak pengawasan partisipatif di lingkungan masing-masing guna memperkuat kualitas demokrasi. (wr/aks)