Bawaslu Banyumas Ikuti Simulasi Anggaran Pegawai 2026
|
PURWOKERTO, BAWASLU BANYUMAS – Bawaslu Kabupaten Banyumas mengikuti kegiatan Simulasi Kebutuhan Alokasi Anggaran Belanja Operasional Pegawai Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan secara daring oleh Biro Perencanaan dan Organisasi Bawaslu RI, Kamis (16/7). Kegiatan ini bertujuan menyamakan pemahaman satuan kerja mengenai penyusunan kebutuhan anggaran belanja operasional pegawai agar sesuai dengan ketentuan dan arah kebijakan penganggaran Tahun Anggaran 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Pemateri dari Biro Perencanaan dan Organisasi Bawaslu RI, Setya Adi Nugroho, memaparkan sejumlah hal penting dalam proses penyusunan anggaran. Di antaranya, pemenuhan kebutuhan belanja operasional pegawai yang akan disampaikan kepada Direktorat Jenderal Anggaran (DJA), penggunaan data riil kebutuhan pegawai sebagai dasar penyusunan, serta pemanfaatan Rencana Anggaran Biaya (RAB) existing atau RAB terakhir sebagai acuan. Selain itu, dijelaskan bahwa alokasi gaji dan tunjangan kinerja menjadi komponen belanja yang tidak dapat dikurangi dalam proses penyusunan anggaran.
Peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai mekanisme rekapitulasi anggaran per akun yang disusun oleh Biro Perencanaan, ketentuan revisi yang difokuskan pada belanja operasional pegawai, serta kebijakan bahwa usulan anggaran lembur belum dapat diajukan pada tahap awal karena berdasarkan pengalaman sebelumnya tidak mendapat persetujuan dari DJA. Dalam kesempatan tersebut juga ditekankan pentingnya menyusun proyeksi realisasi anggaran Tahun 2026 dengan target minimal mencapai 95 persen sebagai indikator optimalisasi pelaksanaan anggaran.
Keikutsertaan Bawaslu Kabupaten Banyumas dalam simulasi ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas perencanaan anggaran yang akurat, efektif, dan akuntabel. Melalui pemahaman yang sama terhadap mekanisme penyusunan kebutuhan anggaran belanja operasional pegawai, diharapkan proses penganggaran Tahun Anggaran 2026 dapat mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan Bawaslu. (aa/aks)