Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Banyumas dan SMA Islam Andalusia Kebasen Teken MoU Pendidikan Demokrasi

Bawaslu Banyumas

Ketua Bawaslu Kabupaten Banyumas, Imam Arif Setiadi (ketiga dari kiri) dan Kepala SMA Islam Andalusia Kebasen, Wahyudin (kedua dari kiri) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang pendidikan demokrasi dan pengawasan Pemilu di SMA Islam Andalusia Kebasen, Senin (27/7). (foto: nrp)

PURWOKERTO, BAWASLU BANYUMAS – Bawaslu Kabupaten Banyumas secara seremonial menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan SMA Islam Andalusia Kebasen tentang pendidikan demokrasi dan pengawasan Pemilu di SMA Islam Andalusia Kebasen, Senin (27/7). Penandatanganan tersebut dihadiri Ketua Bawaslu Kabupaten Banyumas, Imam Arif Setiadi, didampingi Anggota Bawaslu Amin Latif, Rani Zuhriyah, dan Suharso Agung Basuki, serta Kepala SMA Islam Andalusia Kebasen, Wahyudin, sebagai bentuk sinergi dalam membangun budaya demokrasi dan memperkuat pendidikan kepemiluan bagi pelajar.

Kerja sama ini bertujuan mengintegrasikan pendidikan demokrasi dan kepemiluan ke dalam berbagai kegiatan sekolah. Melalui nota kesepahaman tersebut, kedua pihak berkomitmen mendorong peran aktif sekolah dalam membentuk pemilih pemula yang cerdas, berintegritas, dan berkarakter melalui pendidikan politik yang berkelanjutan.

"Kami sampaikan adik-adik sekalian, kepala sekolah, bahwa kami Bawaslu antusias menerima ajakan dan tawaran dari sekolah untuk bersama-sama membina generasi muda," kata Imam.

Adapun ruang lingkup kerja sama meliputi pendidikan pemilih bagi pemilih pemula, pelaksanaan pendidikan demokrasi, pembinaan keorganisasian dan manajemen kepemudaan melalui Pramuka, OSIS, dan organisasi sekolah lainnya, hingga penyelenggaraan berbagai program kolaboratif. Salah satu implementasi yang akan dilaksanakan ialah program Bawaslu Goes to School serta pembinaan Pramuka Penegak melalui Saka Adhyasta Pemilu sebagai wadah penguatan pengawasan partisipatif di kalangan pelajar.

Melalui kerja sama ini, Bawaslu Kabupaten Banyumas berharap nilai-nilai demokrasi dapat tertanam sejak dini sehingga lahir generasi muda yang tidak hanya memahami hak dan kewajibannya sebagai pemilih, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap pengawasan partisipatif serta mampu menjadi pelopor demokrasi yang berintegritas di lingkungan sekolah maupun masyarakat. (aks)

Tag
banyumas
bawaslu
bawaslu banyumas
Berita
Pencegahan