Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Banyumas Dalami Strategi Bersih-Bersih Ghost Voters Jateng

Bawaslu Banyumas

Kasubag Pengawasan Pemilu dan Humas Sekretariat Bawaslu Kabupaten Banyumas, Dwi Astuti Handayani mengikuti kegiatan Literasi Pojok Pengawasan Volume 17 bertema “Yuk Bisa..!! Jateng Bersih-bersih Ghost Voters” secara daring, Senin (20/7). (foto: nrp)

PURWOKERTO, BAWASLU BANYUMAS – Bawaslu Kabupaten Banyumas mengikuti kegiatan Literasi Pojok Pengawasan Volume 17 bertema “Yuk Bisa..!! Jateng Bersih-bersih Ghost Voters” secara daring, Senin (20/7). Kegiatan yang diselenggarakan Bawaslu Provinsi Jawa Tengah tersebut bertujuan memperkuat kapasitas jajaran pengawas pemilu dalam memahami strategi pengawasan terhadap data pemilih, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat.

Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Amin, menegaskan bahwa daftar pemilih merupakan salah satu fondasi utama dalam penyelenggaraan Pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas. Ia menjelaskan bahwa proses rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) pada triwulan pertama, triwulan kedua, hingga semester pertama telah dilaksanakan secara terbuka di seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah.

"Dengan semangat menjaga kualitas data pemilih yang selama ini telah mendapat apresiasi, mari kita ajak seluruh masyarakat untuk ikut berpartisipasi karena persoalan data pemilih bukan hanya menjadi tanggung jawab KPU dan Bawaslu, tetapi juga seluruh elemen masyarakat," ucap Amin.

Amin mengungkapkan bahwa masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam melaporkan perubahan data kependudukan, seperti warga yang meninggal dunia, menjadi tantangan yang harus diatasi bersama. Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat menentukan keberhasilan mitigasi potensi ghost voters atau pemilih yang datanya sudah tidak memenuhi syarat.

"Tanpa kehadiran dan partisipasi masyarakat, kita tidak mungkin dapat memperbaiki elemen-elemen data pemilih. Karena itu, mari dorong masyarakat untuk berani melaporkan perubahan data kepada pemerintah di setiap jenjang, mulai dari RT, RW, desa atau kelurahan, kecamatan, hingga kabupaten," kata Amin.

Melalui keikutsertaan dalam Literasi Pojok Pengawasan Volume 17, Bawaslu Kabupaten Banyumas berkomitmen terus memperkuat pengawasan terhadap pemutakhiran data pemilih sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga akurasi daftar pemilih. (aks)

Tag
banyumas
bawaslu
bawaslu banyumas
Berita
Pencegahan