Dibalik Sambutan Meriah Kunjungan Presiden RI ke Sokaraja Banyumas
|
SOKARAJA, BAWASLU BANYUMAS - Presiden RI melakukan kunjungan resmi ke beberapa tempat di Kecamatan Sokaraja pada tanggal 3 Januari 2024. Kunjungan tersebut dalam rangka melaksanakan tugas kenegaraan bersama beberapa Menteri, salah satu diantaranya adalah Menteri Pertanian. Ada 3 lokasi yang dikunjungi oleh Presiden RI di Sokaraja, yaitu Universitas Muhammadiyah Purwokerto yang terletak di Sokaraja Kulon, Komplek Persawahan di Desa Sokaraja Kidul, dan Gudang Bulog Klahang. Adapun kegiatan Presiden adalah Peresmian Groundbreaking Kampus II Universitas Muhammadiyah Purwokerto di Sokaraja Kulon, Penanaman bibit padi bersama petani di komplek persawahan Desa Sokaraja Kidul, dan penyerahan bantuan pangan bagi Keluarga Penerima Manfaat di Gudang Bulog Klahang.
Kunjungan Presiden ke wilayah Kecamatan Sokaraja disambut antusias oleh warga masyarakat Sokaraja. Namun dibalik sambutan meriah dan antusias warga masyarakat dalam menyambut Presiden RI, ada banyak pihak yang bekerja keras untuk pengamanan dan pensterilan ketiga lokasi yang akan dikunjungi. Salah satu pihak yang bekerja ekstra adalah jajaran pengawas pemilu di Kecamatan Sokaraja.
Semakin mendekati Pemilu 2024, tentu membuat peserta Pemilu 2024 berlomba-lomba memasang Alat Peraga Kampanye, khususnya di wilayah Sokaraja. Dalam momen menjelang kunjungan Presiden RI ke wilayah Sokaraja, Panwaslu Sokaraja beserta jajarannya menemukan semakin banyak Alat Peraga Kampanye yang terpasang di wilayah Sokaraja, terutama di sekitar lokasi yang akan dikunjungi Presiden RI.
H-1 menjelang kunjungan Presiden, Panwaslu Sokaraja mendapatkan laporan dari warga bahwa ada pemasangan Alat Peraga Kampanye yang dipasang di sekitar area persawahan di Desa Sokaraja Kidul. Panwaslu Sokaraja bersama PKD langsung menuju ke lokasi, dan benar adanya sedang berlangsung pemasangan APK di sepanjang jalan persawahan Desa Sokaraja Kidul. Panwaslu Sokaraja bersama PKD langsung memberikan imbauan lisan kepada tim yang memasang untuk melepas APK tersebut, karena APK tersebut di pasang menempel pada pembatas jalan di sepanjang jalan di area persawahan Jalan Lingkar Linggamas. Panwaslu Sokaraja berkoordinasi dengan jajaran Satpol PP terkait APK yang pemasangannya melanggar peraturan.

Panwaslu Sokaraja melakukan penertiban APK hingga dini hari di Sokaraja, Rabu (3/1). (foto: Narlita Ayu Sejati)
Sampai dengan sore hari Panwaslu Sokaraja memantau tidak ada lagi pemasangan APK baru di sekitar lokasi yang akan dikunjungi Presiden. Namun pada Pukul 23.00 WIB Panwaslu Sokaraja mendapatkan laporan kembali, bahwa di sekitar Gudang Bulog Klahang sedang berlangsung pemasangan bendera partai. Tim Panwaslu Sokaraja segera bergerak menuju Klahang dan benar adanya sedang berlangsung pemasangan bendera partai di sepanjang Jalan Letjend Suprapto Klahang. PKD memberikan imbauan lisan kepada tim pemasang APK untuk mencabut kembali bendera-bendera yang dipasang di tempat-tempat yang dilarang, yaitu yang dipasang di jembatan dan yang ditempelkan ke pohon. PKD berhasil melakukan penertiban APK yang melanggar sampai dengan pukul 00.30 WIB dinihari. (Narlita Ayu Sejati/Humas Panwaslu Sokaraja)
Penulis dan Foto: Narlita Ayu Sejati