Lompat ke isi utama

Berita

Tutup Kelas Magang P2P, Imam Dorong Mahasiswa Jadi Agen Pemilu Bermartabat

Bawaslu Banyumas

Ketua Bawaslu Kabupaten Banyumas, Imam Arif Setiadi (kedua dari kiri) menyampaikan arahan saat penutupan Program Magang P2P Gelombang IV Tahun 2026 di Aula Bawaslu Kabupaten Banyumas, Purwokerto, Kamis (30/7). (foto: dah)

PURWOKERTO, BAWASLU BANYUMAS – Ketua Bawaslu Kabupaten Banyumas, Imam Arif Setiadi, mendorong mahasiswa peserta Program Magang Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) menjadi agen perubahan yang berani menolak politik uang, intimidasi, dan berita hoaks demi mewujudkan pemilu yang bermartabat. Pesan tersebut disampaikan saat penutupan Program Magang P2P Gelombang IV Tahun 2026 di Aula Bawaslu Kabupaten Banyumas, Purwokerto, Senin (12/10).

Imam menegaskan, keberhasilan program magang tidak hanya diukur dari keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan pembelajaran, tetapi juga dari penerapan nilai-nilai pengawasan partisipatif dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kemampuan menjaga diri dari praktik yang mencederai demokrasi merupakan langkah awal sebelum mengajak masyarakat untuk melakukan hal serupa.

“Indikator suksesnya P2P ketika kawan-kawan menolak money politics, menolak intimidasi, dan menolak berita hoaks untuk diri sendiri minimal itu lulus. Apalagi ketika menjadi agen mewujudkan pemilu yang bermartabat,” ucap Imam.

Imam menambahkan, mahasiswa dapat meningkatkan kontribusinya dengan mengajak teman sebaya menolak politik uang, memberikan edukasi untuk meningkatkan literasi, serta menangkal penyebaran berita hoaks. Keterlibatan aktif dalam gerakan pengawasan partisipatif menjadi capaian lebih tinggi karena mahasiswa tidak hanya menerapkan nilai demokrasi untuk diri sendiri, tetapi juga menggerakkan lingkungan sekitarnya.

“Kalau menggandeng dan mengajak kawan-kawan yang lain menolak money politics, mengedukasi teman sebaya untuk mencerdaskan literasinya, menolak berita hoaks, apalagi ikut terlibat di gerakan pengawasan partisipatif, ini cum laude,” tegas Imam. 

Program Magang P2P Gelombang IV Tahun 2026 diikuti mahasiswa dari Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Amikom Purwokerto, dan Universitas BSI Kampus Purwokerto. Bawaslu Kabupaten Banyumas berharap para peserta terus berkontribusi dalam pengawasan partisipatif meskipun program magang telah berakhir. (dah/aks)

Tag
banyumas
bawaslu
bawaslu banyumas
Berita
Pencegahan