Podcast Bawor: Usai Pemilu, Bawaslu Banyumas Ngapain?
|
PURWOKERTO, BAWASLU BANYUMAS - Anggota Bawaslu Kabupaten Banyumas, Rani Zuhriyah mengatakan Bawaslu itu bekerja tidak hanya pada masa tahapan Pemilu, tapi juga di masa non tahapan yaitu penguatan demokrasi. Hal tersebut disampaikan saat Rani menjadi narasumber Podcast Bawor dengan tema Usai Pemilu, Bawaslu Banyumas Ngapain? di Purwokerto, Senin (28/4).
“Kita masih punya tanggung jawab yaitu menguatkan demokrasi di Kabupaten Banyumas khususnya dengan cara pendidikan politik, sasarannya ya masyarakat secara umum,” kata Rani saat menjawab pertanyaan dari Host yang juga ex Ketua Panwaslu Kecamatan Sumpiuh, Verry Heppy Wahid Abdillah.
Rani juga mengatakan Bawaslu Kabupaten Banyumas masih memiliki tanggungjawab memberitakan hasil kinerja maupun mempublikasikan konten edukatif melalui medsos. Pihaknya juga menggandeng SMA, SMK maupun MA sederajat dengan menawarkan kerjasama mengisi program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).
“Kita diundang narasumber dan kita memang punya program itu, seperti gayung bersambut. Kemudian untuk di masyarakat kita punya target mengaktifkan kembali Desa pengawasan sama Desa anti money politik yang pada periode sebelumnya itu kan sudah dibentuk,” ucap Rani.
Pihaknya juga tengah mengaktifkan kembali Saka Adhyasta Pemilu yang berisi Pramuka dari beberapa sekolah. Meskipun terimbas efisiensi, pihaknya akan memaksimalkan SDM Bawaslu Banyumas dengan cara menyelenggarakan kegiatan non anggaran sekreatif mungkin.
Sahabat Bawaslu dapat menyaksikan Podcast Bawor, Bawaslu Banyumas Ngobrol melalui kanal youtube Bawaslu Kabupaten Banyumas. https://youtube.com/@bawaslubanyumas (aks)