Lompat ke isi utama

Berita

Membedah Catatan Demokrasi Teh Lolly Suhenty

Rani Zuhriyah

Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu Kabupaten Banyumas, Rani Zuhriyah (kanan) menjadi Narasumber dalam acara Bedah Buku “Inovasi Pengawasan Pemilu 2024” yang diselenggarakan di Pendopo Si Panji Purwokerto, Jumat (31/1).

PURWOKERTO, BAWASLU BANYUMAS - Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu Kabupaten Banyumas, Rani Zuhriyah menjadi Narasumber dalam acara Bedah Buku “Inovasi Pengawasan Pemilu 2024” yang diselenggarakan di Pendopo Si Panji Purwokerto, Jumat (31/1).

Rani menyampaikan bahwa buku ini memberikan panduan yang komprehensif bagi para Pengawas Pemilu untuk melaksanakan tugas mereka secara maksimal.

“Buku ini sangat relevan dengan kondisi politik saat ini, memberikan pandangan mendalam yang dapat membuka wawasan kita semua,” ujar Rani.

Menurut Rani, Pemilu bukan hanya sekadar kontestasi politik, tetapi juga merupakan penerapan nilai-nilai demokrasi. Karena tingginya jumlah pelanggaran, pencegahan menjadi langkah yang sangat penting.

“Pencegahan pelanggaran harus dilakukan di setiap tahapan pemilu untuk meminimalisir pelanggaran,” tambah Rani.

Bawaslu juga berupaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pengawasan Pemilu melalui penerbitan Peraturan Bawaslu Nomor 2 Tahun 2023 tentang Pengawasan Partisipatif. Dengan revisi yang memungkinkan organisasi kemasyarakatan tidak berbadan hukum untuk menjadi pemantau, diharapkan lebih banyak individu dan komunitas yang berperan aktif dalam pengawasan. Setiap pemantau harus bersifat independen dan memiliki sumber dana yang jelas untuk memastikan integritas pengawasan.

Selain itu, Bawaslu meluncurkan berbagai inisiatif berbasis teknologi untuk meningkatkan efektivitas pengawasan, termasuk Form Cegah Online dan Sijari Hubal. Form Cegah Online berfungsi untuk mengkonsolidasikan data pencegahan pelanggaran, sedangkan Sijari Hubal adalah sistem informasi yang mengintegrasikan informasi kerja sama antara Bawaslu dengan lembaga lain. Pendekatan inovatif ini diharapkan dapat mendeteksi dan mencegah pelanggaran pemilu secara lebih efektif dan terukur. (pna)

editor: aks

Tag
bawaslu
bawaslu banyumas
Berita