Kelas Pemilu Bersama Mahasiswa UIN Saizu, Bawaslu Banyumas Bahas Tingkatkan Keterlibatan Masyarakat
|
PURWOKERTO, BAWASLU BANYUMAS - Strategi untuk meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam demokrasi dapat difokuskan pada pendekatan partisipatif, edukatif, dan kolaboratif. Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Banyumas, Amin Latif saat kelas Pemilu bersama Mahasiswa Fakultas PAI UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto di Kantor Bawaslu Kabupaten Banyumas, Kamis (15/5).
“Langkah strategis yang dapat diambil yaitu membangun desa pengawasan partisipatif, memanfaatkan media sosial untuk edukasi, menyelenggarakan pendidikan demokrasi berbasis komunitas, dan menjalin kemitraan dengan sekolah, universitas dan organisasi mahasiswa/organisasi masyarakat,” ucap Amin.
Amin menambahkan, dengan menerapkan strategi-strategi di atas, Bawaslu Banyumas dapat meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam demokrasi, serta memastikan pelaksanaan pemilu yang jujur dan adil.
“Sebagai bagian dari Bawaslu Kabupaten Banyumas, saya optimis terhadap masa depan demokrasi Indonesia,” kata Amin.
Meskipun, kata Amin, tantangan seperti politik uang, disinformasi, dan polarisasi masih menjadi pekerjaan rumah bersama. Amin melihat semakin tingginya partisipasi masyarakat, keterlibatan generasi muda, serta penguatan lembaga pengawas pemilu sebagai sinyal positif bagi masa depan demokrasi Indonesia.
“Dengan terus mendorong pendidikan politik, memperkuat pengawasan partisipatif, dan menjaga integritas proses pemilu, saya percaya demokrasi Indonesia akan tumbuh semakin matang dan inklusif,” harap Amin. (aks)