Kader Pengawas Partisipatif Banyumas Antusias Ikuti P2P Bawaslu 2025
|
PURWOKERTO, BAWASLU BANYUMAS - Bawaslu Provinsi Jawa Tengah kembali membuka peluang emas bagi alumni program pendidikan kader pengawasan partisipatif untuk mengikuti Pusat Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) 2025, Senin (30/6). Informasi tersebut disampaikan melalui kegiatan Ngobras Bawaslu Jateng yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube Bawaslu Provinsi Jawa Tengah.
Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah alumni dan pegiat pengawasan partisipatif dari berbagai daerah, termasuk dari Kabupaten Banyumas. Salah satunya adalah Usman Maulana, alumni Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) tahun 2021. Usman menyambut baik informasi tersebut dan menyampaikan bahwa minat dari kalangan relawan sangat tinggi, khususnya dari komunitas Perisai Demokrasi Bangsa (PDB).
“Banyak relawan dari PDB yang ingin mendaftar, namun belum bisa karena syarat utamanya adalah harus alumni SKPP atau P2P. Untuk saat ini, saya satu-satunya alumni SKPP tahun 2021 dari Banyumas yang memenuhi kriteria,” ujar Usman dalam keterangannya usai mengikuti Ngobras.
Beberapa relawan PDB yang berminat namun belum memenuhi syarat di antaranya adalah: Dzaky, Akmal Husein, Zaen Gilang, dan Amalia Sholihah. Meski demikian, mereka tetap menunjukkan komitmen untuk terus aktif dalam kegiatan pengawasan partisipatif, sembari menantikan kesempatan mengikuti program P2P di tahun mendatang.
Kegiatan Ngobras Bawaslu Jateng hari ini menjadi sarana sosialisasi sekaligus penguatan komunikasi antara Bawaslu dan para alumni serta jaringan pengawas partisipatif di daerah. Bawaslu menegaskan pentingnya kesinambungan kaderisasi dan penguatan kapasitas pengawas partisipatif dalam menjaga kualitas demokrasi. (rz)
editor: aks