Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Banyumas Ikuti “Selasa Menyapa”: Bahas Permasalahan Anggaran Pemilihan 2024

Bawaslu Jateng

Tangkapan layar kegiatan “Selasa Menyapa” yang digelar Bawaslu Provinsi Jawa Tengah secara daring melalui zoom meeting, Selasa (1/7). (fnw)

PURWOKERTO, BAWASLU BANYUMAS - Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Banyumas mengikuti kegiatan “Selasa Menyapa” yang digelar Bawaslu Provinsi Jawa Tengah secara daring melalui zoom meeting, Selasa (1/7). Tema yang diangkat yakni “Identifikasi Permasalahan Hukum (Regulasi dan Empirik) pada Tahapan Perencanaan Program dan Anggaran Pemilihan 2024.”

Narasumber dalam kegiatan ini adalah Ketua Bawaslu Kabupaten Pati, Supriyanto dan Ketua Bawaslu Kota Pekalongan, Miftahuddin dengan pemantik diskusi Diana Arianti dan Muhammad Rofiuddin dari Bawaslu Provinsi Jawa Tengah.

Dalam paparannya, Rofiuddin mengungkap berbagai kendala teknis dan regulatif, seperti keterlambatan juknis, sulitnya revisi RAB, tumpang tindih kegiatan, hingga lemahnya sinergi dengan pemerintah daerah. Ia juga menyoroti minimnya komitmen anggaran dari Pemda, serta perbedaan standar pertanggungjawaban hibah antara APBD dan APBN.

Ketua Bawaslu Kabupaten Banyumas, Imam Arif Setiadi menyambut baik diskusi ini sebagai sarana menyamakan persepsi dan meningkatkan kesiapan dalam menghadapi tahapan pemilihan yang akan datang.

Anggota Bawaslu Kabupaten Banyumas, Suharso Agung Basuki yang turut hadir dalam kegiatan ini menyampaikan bahwa forum semacam ini sangat penting sebagai ruang berbagi pengalaman dan penyamaan persepsi.

“Kita harus belajar dari tahapan sebelumnya dan menyiapkan strategi lebih matang, terutama dalam menyikapi tantangan regulasi dan teknis anggaran,” ujar Agung.

Melalui forum “Selasa Menyapa”, Bawaslu Provinsi Jawa Tengah terus mendorong peningkatan kapasitas dan kesiapan kelembagaan jajaran Bawaslu kabupaten/kota dalam menyambut tahapan Pemilihan yang akan datang secara lebih efektif dan akuntabel. (rz)

editor: aks

Tag
banyumas
bawaslu
bawaslu banyumas
bawaslu jateng
Berita