Bawaslu Banyumas Gelar Diskusi Hukum, Dorong Generasi Muda Aktif Awasi Pemilu
|
PURWOKERTO, BAWASLU BANYUMAS – Bawaslu Kabupaten Banyumas menggelar Diskusi Hukum bertema Pengawasan Pemilu dan Pilkada dalam Perspektif Generasi Muda di ruang rapat kantor, Rabu (13/5). Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi dan edukasi bagi generasi muda untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pengawasan partisipatif dalam mewujudkan demokrasi yang berkeadilan dan bermartabat.
Anggota Bawaslu Kabupaten Banyumas, Amin Latif menyampaikan bahwa diskusi hukum kali ini terasa spesial karena menghadirkan mahasiswa magang sebagai pemateri. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana belajar bersama antara Bawaslu dan mahasiswa terkait isu pengawasan pemilu dari perspektif anak muda.
“Memang pengawasan menjadi core dari Bawaslu, tetapi Bawaslu sebagai lembaga pengawasan tentu secara organik dan struktural tidak bisa sepenuhnya mengawasi proses pemilu dan pemilihan secara maksimal sehingga dibutuhkan pengawasan partisipatif dari masyarakat secara umum dan terkhusus dari kelompok yang kita namakan anak muda atau Gen-Z,” ungkap Amin.
Amin menambahkan, pengembangan pengawasan partisipatif menjadi salah satu fokus Bawaslu ke depan. Diskusi hukum yang dikemas dengan pendekatan khas generasi muda diharapkan mampu menghadirkan ide dan gagasan baru dalam membangun kesadaran demokrasi di kalangan pemilih muda.
“Ini satu acara yang sangat positif yang bisa dilaksanakan mahasiswa magang dan Bawaslu,” kata Amin.
Sementara itu, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman, Putri Saqinah Maharani sebagai pemateri membawakan presentasi bertajuk Nyalakan Pijar Demokrasi Bersama Gen-Z. Putri mengajak generasi muda untuk bijak dalam menggunakan media sosial serta aktif menjadi garda terdepan dalam edukasi dan pengawasan pemilu.
“Kita harus bijak-bijak dalam menggunakan sosial media, kalau bisa dalam pemilu dan pemilihan menjadi garda terdepan untuk memberikan edukasi serta turut dalam membantu mengawasi. Karena generasi muda sekali lagi adalah agent of change,” kata mahasiswa yang akrab dipanggil Saqi tersebut.
Diskusi ini melibatkan mahasiswa magang dari Universitas Jenderal Soedirman dan Universitas Amikom Purwokerto. Melalui diskusi ini, Bawaslu Kabupaten Banyumas berharap keterlibatan generasi muda dalam pengawasan partisipatif semakin meningkat serta mampu membangun budaya demokrasi yang sehat, kritis, dan bertanggung jawab di tengah masyarakat. (aks)