Awal November, Bawaslu Banyumas Evaluasi Kinerja dan Matangkan Program Prioritas
|
PURWOKERTO, BAWASLU BANYUMAS – Memasuki November 2026, Bawaslu Kabupaten Banyumas memperkuat konsolidasi internal melalui evaluasi capaian kinerja Oktober sekaligus mematangkan agenda prioritas bulan berjalan. Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Internal Evaluasi dan Program Kerja November 2026 yang dipimpin Ketua Bawaslu Kabupaten Banyumas, Imam Arif Setiadi di Purwokerto, Rabu (4/11).
Imam menekankan sejumlah agenda prioritas dari Bawaslu Provinsi Jawa Tengah yang perlu segera ditindaklanjuti. Di antaranya penyusunan Rencana Strategis (Renstra), pembentukan kelompok kerja (pokja) pencegahan kekerasan seksual, serta pemenuhan data pemilih. Ia meminta para kepala subbagian dan staf yang telah ditunjuk untuk mendukung penyelesaian setiap agenda sesuai tugas masing-masing.
“Para kasubag mohon dibantu, para staf yang ditunjuk mohon dibantu, Ini bagian pertarungan kinerja kita,” tegas Imam saat mendorong jajaran untuk memberikan dukungan penuh terhadap penyelesaian agenda prioritas kelembagaan.
Pada aspek evaluasi, rapat membahas tindak lanjut saran perbaikan pertama Triwulan IV Tahun 2026 yang telah mendapatkan jawaban dari KPU Kabupaten Banyumas. Sementara itu, pelaksanaan uji petik data pemilih di sekolah telah menjangkau 16 sekolah, dengan dua sekolah lainnya masih menjadi pekerjaan yang perlu diselesaikan.
Sejumlah program kerja November turut dimatangkan, meliputi penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X Provinsi Jawa Tengah, perpanjangan perjanjian kerja sama dengan Desa Kaliwedi, serta koordinasi permintaan data Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Agenda lainnya mencakup koordinasi daring pengelolaan data Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Jawa Tengah, audiensi dengan Kapolresta Banyumas yang masih menunggu informasi lebih lanjut, pelaksanaan kelas sengketa, dan diskusi hukum.
Melalui rapat ini, Bawaslu Kabupaten Banyumas mendorong seluruh jajaran untuk menyelaraskan hasil evaluasi dengan rencana kerja, memperkuat koordinasi, serta menuntaskan agenda prioritas secara terukur. Konsolidasi tersebut diharapkan dapat menjaga efektivitas pelaksanaan tugas dan meningkatkan kinerja kelembagaan sepanjang November 2026. (aks)