Amin : Empat Tantangan Bawaslu Banyumas Selama Pilkada 2024
|
PURWOKERTO, BAWASLU BANYUMAS - Setidaknya ada empat tantangan terbesar Bawaslu Kabupaten Banyumas selama proses Pilkada 2024, hal tersebut disampaikan oleh Kordiv SDMO Diklat Bawaslu Kabupaten Banyumas, Amin Latif saat mengisi acara Dialog Purwokerto Pagi Ini di Stasiun Radio RRI Pro 1 Purwokerto, Rabu (22/1).
Tantangan pertama adalah soal SDM penyelenggara, kapasitas sebagian penyelenggara yang belum memahami regulasi secara utuh. Karena selain dari sisi penyelenggara yang tidak mau memahami atau belajar tentang regulasi Pilkada, aturan yang terbit pada waktu injury time juga menjadi persoalan.
Kedua, soal isu Politik Uang dan Netralitas para pihak. Menurut Amin, pemanfaatan jabatan menjadi tantangan yang cukup berat. Sehingga hal itu merupakan kerawanan tinggi di Kabupaten Banyumas.
Ketiga, soal regulasi yang belum menjamin terciptanya keadilan Pilkada 2024. Bahwa saat ini regulasi yang ada belum sepenuhnya menjamin terciptanya keadilan Pemilu, seperti tidak adanya aturan kolom kosong, pasal pidana yang ada pada prakteknya cukup sulit menjerat pelaku money politik.
Yang terakhir, soal pengelolaan anggaran yang belum sepenuhnya tepat guna sesuai dengan kebutuhan tahapan Pilkada 2024 menurut Amin juga menjadi tantangan dalam pelaksanaan pengawasan.
Amin berharap evaluasi penyelenggaraan Pilkada menjadi refleksi untuk bisa memperbaiki penyelenggaraan Pilkada berikutnya
"Tentunya partisipasi masyarakat yang lebih luas dan bertanggung jawab, baik sebagai pemilih, penyelenggara, maupun peserta pemilu," pungkas Amin. (rz)
editor: aks