Program Magang P2P Bawaslu Banyumas Bekali Mahasiswa Pengawasan Demokrasi
|
PURWOKERTO, BAWASLU BANYUMAS – Mahasiswa magang dari Universitas Jenderal Soedirman dan Universitas Amikom Purwokerto mendapatkan pembelajaran teknis penguatan jaringan dan pemberdayaan komunitas. Kegiatan ini merupakan bagian dari program magang Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) yang diselenggarakan Bawaslu Kabupaten Banyumas di ruang rapat kantor, Rabu (1/4).
“Masyarakat memiliki peran penting sebagai agen edukasi politik, pengawas di tingkat akar rumput, hingga pelapor pelanggaran,” kata Ketua Bawaslu Kabupaten Banyumas, Imam Arif Setiadi saat menyampaikan materi perdana pada program magang P2P.
Imam menjelaskan bahwa seluruh kebijakan publik yang dirasakan masyarakat merupakan hasil dari proses politik melalui pemilu, sehingga kualitas pemilu sangat menentukan kualitas kebijakan yang dihasilkan. Oleh karena itu, mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat intelektual diharapkan mampu mengambil peran strategis dalam memperkuat pengawasan demokrasi.
“Pemilu penting untuk menjamin hak-hak warga negara, sehingga setiap individu merasa aman, nyaman, dan terlindungi,” tegas Imam.
Dalam kesempatan tersebut, Imam juga memaparkan sejumlah ancaman dalam pemilu, seperti politik uang, hoaks, politik identitas atau SARA, intimidasi, hingga kampanye hitam. (fpa/aks)