Orientasi Pramuka, Bawaslu Jateng Tekankan Demokrasi Tanggung Jawab Bersama
|
PURWOKERTO, BAWASLU BANYUMAS – Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Amin, menegaskan bahwa menjaga demokrasi bukan hanya tugas penyelenggara pemilu, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Hal tersebut disampaikan saat Bawaslu Kabupaten Banyumas mengikuti kegiatan Pembinaan dan Penguatan Kelembagaan melalui Kursus Orientasi Singkat (KOS) Gerakan Pramuka secara daring, Kamis (23/4).
“Secara garis besar tugas kitalah bersama, bukan hanya tugas pengawas pemilu, tetapi tugas semua elemen atau stakeholder untuk terus menyuarakan demokrasi yang menjadi pilihan bangsa kita,” kata Amin.
Amin menjelaskan bahwa kerja sama dengan Kwarda Jawa Tengah melalui program KOS menjadi langkah awal dalam membangun pemahaman bersama terkait peran dan fungsi Saka Adhyasta Pemilu.
“Program ini akan memberikan gambaran orientasi tugas, konsekuensi dari kerja sama, serta menjadi tahapan awal menuju peran sebagai instruktur pengawasan partisipatif,” jelas Amin.
Menurutnya, program ini juga menjadi sarana edukasi demokrasi yang diharapkan dapat diterapkan di tingkat cabang, khususnya oleh Majelis Pembimbing dan Pimpinan Saka. Program ini tidak hanya memperkenalkan struktur Saka Adhyasta Pemilu, tetapi juga memperkuat pemahaman tentang pentingnya pendidikan politik berbasis gerakan pramuka.
Amin menegaskan bahwa gerakan pengawasan partisipatif menjadi semakin penting menjelang tahapan Pemilu 2027.
“Kita harus bekerja keras melahirkan generasi yang melek demokrasi. Di tengah maraknya hoaks dan perkembangan teknologi seperti AI, tantangan demokrasi semakin kompleks,” tegas Amin. (ff/ghs/aks)