Lompat ke isi utama

Berita

Non Tahapan, Totok Minta Bawaslu Banyumas Jaga Demokrasi

Totok Hariyono

Anggota Bawaslu RI, Totok Hariyono saat memberikan sambutan dalam Rapat Koordinasi Nasional Evaluasi Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan dan Hubungan Kerja Sama Antar Lembaga Tahun 2025 di Jakarta, Jumat (19/12).

JAKARTA, BAWASLU BANYUMAS – Anggota Bawaslu RI, Totok Hariyono, menegaskan bahwa pada masa non tahapan pemilu, tugas utama Bawaslu adalah memberikan kesadaran politik kepada masyarakat, menjaga peradaban demokrasi, serta memastikan demokrasi bermuara pada kesejahteraan rakyat. Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Nasional Evaluasi Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan dan Hubungan Kerja Sama Antar Lembaga Tahun 2025 yang dihadiri Anggota Bawaslu Kabupaten Banyumas, Rani Zuhriyah, di Jakarta, Jumat (19/12).

Menurut Totok, pemilu merupakan pilar utama demokrasi yang menentukan arah kebijakan publik. Karena itu, Bawaslu memiliki tanggung jawab strategis untuk mengawal demokrasi dengan cara mengkritisi kebijakan serta menilai kelayakan figur yang akan dipilih oleh rakyat.

“Tugas kita adalah mengawal demokrasi, mengkritisi kebijakan, dan memastikan masyarakat memilih pemimpin yang layak,” tegas Totok.

Totok juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas pengawas pemilu, termasuk pembaruan keterampilan dasar secara berkelanjutan. Ia mengibaratkan pengawas pemilu seperti aparat penegak hukum yang harus terus mengasah kompetensi.

“Jagalah demokrasi, termasuk kebebasan menyampaikan pendapat dan sikap. Masyarakat adalah pilar pemilu. Kantor Bawaslu harus menjadi rumah pergerakan untuk mendampingi, mengawasi, dan menjaga peradaban demokrasi,” ujar Totok. (rz/aks)

Tag
banyumas
bawaslu
bawaslu banyumas
Berita
Pencegahan