Bawaslu Banyumas Ajak Siswa SMA Negeri 4 Purwokerto Jadi Pengawas Partisipatif
|
PURWOKERTO, BAWASLU BANYUMAS – Bawaslu Kabupaten Banyumas menggelar kegiatan Bawaslu Goes to School bertajuk Sosialisasi Edukasi Politik kepada Pemilih Pemula di SMA Negeri 4 Purwokerto, Kamis (22/1). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman politik serta mendorong partisipasi aktif siswa-siswi sebagai pemilih pemula sekaligus pengawas partisipatif dalam proses demokrasi.
Anggota Bawaslu Kabupaten Banyumas, Rani Zuhriyah, menjelaskan pentingnya peran pemilih pemula dalam menjaga akurasi data pemilih. Ia menyampaikan bahwa saat ini KPU tengah melakukan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB).
“Kalau ada warga yang baru berusia 17 tahun, pindah domisili, atau sudah meninggal, datanya perlu diperbarui supaya daftar pemilih tetap akurat. Tugas Bawaslu adalah mengawasi proses itu agar semua berjalan benar dan tidak ada warga yang kehilangan hak pilihnya,” ucap Rani.
Rani juga mengaitkan praktik demokrasi dengan kehidupan sehari-hari siswa di sekolah. Menurutnya, pemilihan Ketua OSIS merupakan miniatur dari pemilu yang sesungguhnya.
“Ada calon, kampanye, pemungutan suara, dan pengawas. Maka saat memilih Ketua OSIS, pilihlah calon yang punya jiwa kepemimpinan, jujur, dan berkompeten, bukan sekadar karena teman dekat atau terkenal,” tegas Rani.
Rani menekankan pentingnya kepemilikan KTP elektronik bagi pemilih pemula. Ia menyebut e-KTP bukan hanya sebagai identitas diri, tetapi juga syarat utama untuk masuk dalam daftar pemilih.
“Kalau belum punya e-KTP, kalian tidak bisa ikut memilih. Dengan merekam e-KTP, artinya kalian sudah siap menjadi warga negara yang dewasa dan bertanggung jawab,” kata Rani. (aks)