Lompat ke isi utama

Berita

Konsolnas, Sekjen Bawaslu RI Tekankan Pentingnya Perencanaan Cermat

Bawaslu Banyumas

Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Banyumas menghadiri kegiatan Rapat Konsolidasi Nasional Penguatan Tata Kelola Kelembagaan Pengawasan Pemilu Tahun 2025 yang diselenggarakan Bawaslu RI di Jakarta, Senin (8/12). (foto: rz)

JAKARTA, BAWASLU BANYUMAS – Sekretaris Jenderal Bawaslu RI, Ferdinand Eskol Tiar Sirait, menegaskan pentingnya penguatan tata kelola kelembagaan melalui perencanaan yang matang dalam pengawasan pemilu. Hal itu disampaikan saat Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Banyumas menghadiri kegiatan Rapat Konsolidasi Nasional Penguatan Tata Kelola Kelembagaan Pengawasan Pemilu Tahun 2025 di Jakarta, Senin (8/12).

Ferdinand menyampaikan apresiasi kepada jajaran sekretariat di seluruh Indonesia atas komitmen meningkatkan kinerja. Ia menyampaikan dari 514 Bawaslu Kabupaten/Kota, terdapat 170 yang sudah menjadi Satuan Kerja (Satker).

“Kemudian 91 sedang berproses, dan lebih dari 200 masih berstatus Unit Kerja Mandiri,” ungkap Ferdinand.

Ferdinand menekankan bahwa perencanaan yang cermat merupakan fondasi keberhasilan institusi pengawasan pemilu. Ia mengutip sebuah idiom manajemen untuk menggambarkan pentingnya hal tersebut.

“Salah membuat perencanaan sama dengan membuat rencana kegagalan,” tegas Ferdinand.

Ferdinand juga menyoroti masih terdapat 587 jabatan kosong yang membutuhkan pengisian segera agar organisasi dapat berjalan optimal. Ia menegaskan bahwa pengisian jabatan tidak boleh bergantung pada latar belakang pendidikan, melainkan pada bakat, kapasitas, dan kompetensi personal sesuai kebutuhan tugas.

“Yang terpenting adalah orang yang menduduki jabatan itu harus kompeten di bidangnya,” kata Ferdinand. (yd/aks)

Tag
banyumas
bawaslu
bawaslu banyumas
Berita