Lompat ke isi utama

Berita

Jumat Sehati Ramadan, Bawaslu Banyumas Ajak Jajaran Perkuat Keimanan dan Rasa Syukur

Bawaslu Banyumas

Suasana kegiatan Jumat Sehati yang diisi dengan pembinaan mental dan spiritual bulan Ramadan bertema Penguatan Keimanan Ibadah dan Refleksi Spiritual yang digelar di ruang rapat kantor, Jumat (13/3). (foto: nf)

PURWOKERTO, BAWASLU BANYUMAS – Ketua Bawaslu Kabupaten Banyumas, Imam Arif Setiadi, mengajak seluruh jajaran untuk memperkuat keimanan serta meningkatkan rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT. Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Jumat Sehati berupa pembinaan mental dan spiritual bulan Ramadan bertema Penguatan Keimanan Ibadah dan Refleksi Spiritual yang digelar di ruang rapat kantor, Jumat (13/3).

“Kita patut bersyukur atas nikmat keamanan dan ketenteraman yang Allah SWT berikan sehingga kita dapat menjalankan ibadah serta aktivitas sehari-hari dengan baik,” kata Imam.

Imam juga mengaitkan fenomena mudik Lebaran yang dipersiapkan secara matang oleh masyarakat dengan perjalanan manusia menuju kehidupan akhirat. Menurutnya, sebagaimana seseorang mempersiapkan perjalanan pulang kampung, manusia juga perlu menyiapkan bekal spiritual untuk kehidupan setelah dunia.

“Fenomena mudik Lebaran dapat menjadi pengingat bahwa setiap manusia pada akhirnya akan melakukan perjalanan menuju kehidupan akhirat, sehingga persiapan amal ibadah harus dilakukan dengan sungguh-sungguh,” tambah Imam.

Imam menjelaskan bahwa tujuan utama penciptaan manusia adalah untuk beribadah kepada Allah SWT. Ibadah dapat dilakukan sesuai kemampuan (mastato’tum), sementara perbuatan maksiat harus dihindari sepenuhnya. Ia juga menekankan bahwa amalan sederhana dapat memiliki nilai pahala besar apabila dilakukan dengan keikhlasan.

Imam juga mengingatkan pentingnya membiasakan amalan ringan namun bernilai besar seperti membaca Surat Al-Ikhlas tiga kali, berzikir, serta berdoa dengan sungguh-sungguh. Selain itu, menghindari maksiat saat memiliki kesempatan melakukannya dapat menjadi sebab terkabulnya doa. Ia menutup dengan mengingatkan pentingnya membaca Sayyidul Istighfar secara sadar sebagai bentuk pengakuan atas kebesaran Allah SWT, rasa syukur atas nikmat-Nya, serta kesadaran atas kelemahan dan dosa manusia. (ghs/aks)

Tag
banyumas
bawaslu
bawaslu banyumas
Berita