Lompat ke isi utama

Berita

Imam: Pemimpin Waras Jaga Rasa Bangga sebagai Bangsa Indonesia

Bawaslu Banyumas

Ketua Bawaslu Kabupaten Banyumas, Imam Arif Setiadi (kiri) menyampaikan amanat sebagai pembina upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di halaman kantor, Rabu (28/10) (foto: nrp)

PURWOKERTO, BAWASLU BANYUMAS – Ketua Bawaslu Kabupaten Banyumas, Imam Arif Setiadi, menegaskan bahwa pemilu yang bermartabat dan berintegritas menjadi kunci melahirkan pemimpin yang berpihak kepada rakyat sekaligus menjaga rasa kebangsaan. Pesan tersebut disampaikan Imam saat menjadi pembina upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di halaman kantor Bawaslu Kabupaten Banyumas, Rabu (28/10).

Dalam amanatnya, Imam mengajak seluruh jajaran merefleksikan kembali sejarah Sumpah Pemuda 1928 yang menyatukan para pemuda dari berbagai daerah dan latar belakang. Tekad untuk menjunjung satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa menjadi fondasi persatuan Indonesia. Ia menjelaskan, kesadaran sebagai satu bangsa tumbuh dari rasa senasib, penderitaan bersama, serta komitmen untuk bersatu di tengah keberagaman.

Imam menilai, tantangan menjaga rasa kebangsaan saat ini muncul ketika sebagian masyarakat merasa diperlakukan tidak adil atau menyaksikan ketimpangan di sekitarnya. Fenomena korupsi, pembalakan liar, dan kesenjangan sosial dinilai dapat melemahkan ikatan persatuan. Kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa keadilan dan kesejahteraan masyarakat berperan penting dalam memelihara rasa memiliki terhadap bangsa Indonesia.

“Lewat pemilu kita berharap lahir pemimpin-pemimpin bangsa yang memihak kepada rakyat. Kita berharap dengan pemilu yang berintegritas kita mendapatkan pemimpin yang berkualitas,” harap Imam. 

Imam juga menyoroti persoalan sosial berupa pertikaian antarkelompok, tawuran pelajar, dan tawuran pemuda. Menurutnya, berbagai persoalan tersebut berkaitan dengan sejumlah faktor, termasuk politik, ekonomi, hukum, dan perlakuan yang tidak setara. Sebagai lembaga yang lahir dari amanat reformasi, Bawaslu memiliki tanggung jawab mengawal pemilu agar berlangsung secara bermartabat, berintegritas, dan berkualitas.

“Dengan pemimpin yang pro rakyat, pemimpin yang waras, maka rasa berbangsa, rasa bangga sebagai bangsa Indonesia akan tetap terjaga,” tegas Imam.

Imam berharap, pemilu yang mampu menghasilkan pemimpin berintegritas dan berpihak kepada masyarakat dapat turut memperkuat keadilan, meningkatkan kesejahteraan, serta merawat persatuan bangsa. (aks)

Tag
banyumas
bawaslu
bawaslu banyumas
Berita