Lompat ke isi utama

Berita

Berkaca Dari Pemilihan 2018, Bawaslu Banyumas Petakan Kerawanan

Yon Daryono

Anggota Bawaslu Kabupaten Banyumas, Yon Daryono saat membuka kegiatan Launching Pemetaan Kerawanan Pemilihan Serentak 2024 di Kabupaten Banyumas, Senin (5/8).

PURWOKERTO, BAWASLU BANYUMAS - Anggota Bawaslu Kabupaten Banyumas, Yon Daryono  menceritakan peristiwa-peristiwa yang cukup menonjol saat kontestasi Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2018. Diantaranya adalah adanya 33 laporan dugaan money politik yang disampaikan oleh satuan tugas anti money politik dari salah satu partai pengusung calon bupati.

“33 kasus tersebut dicabut oleh kuasa hukum dari salah satu partai pengusung bakal calon bupati karena yang diusung menang. Karena dicabut, bukan dihentikan Bawaslu atau Sentra Gakkumdu,”  ungkap Yon Daryono saat membuka kegiatan Launching Pemetaan Kerawanan Pemilihan Serentak 2024 di Kabupaten Banyumas, Senin (5/8).

Menurutnya, catatan Pemilihan sebelumnya menjadi sangat penting meskipun kejadian yang sangat lama. Dengan momentum launching pemetaan kerawanan ini, pihaknya mengajak semua agar bisa menjaga pelaksanaan Pilkada 2024 ini fairplay.

“Kita menatap masa depan agar Banyumas bisa memilih bupati dan wakil bupati sesuai pilihan hati nurani dan bisa mensejahterakan masyarakat banyumas, bisa meningkatkan nama besar banyumas di kancah regional, nasional maupun internasional,” ajaknya.

Pihaknya berharap di Pilkada 2024 nanti kita semua bersinergi dengan rekan-rekan dari jajaran Penyelenggara Pemilu, Bawaslu, KPU, Pemerintah Kabupaten Banyumas, TNI Polri, Kejaksaaan dan tentu saja kita semua sebagai warga Banyumas. (aks)

Tag
bawaslu
bawaslu banyumas
Berita
Pilkada2024
Pencegahan