Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Jateng Nilai Kesadaran Politik Jadi Tantangan Pelibatan Masyarakat Awasi Data Pemilih

Bawaslu Banyumas

Kordiv Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Kabupaten Banyumas, Rani Zuhriyah mengikuti kegiatan Literasi Pojok Pengawasan Volume 13 yang diselenggarakan Bawaslu Provinsi Jawa Tengah secara daring, Senin (18/5). (foto: nf)

PURWOKERTO, BAWASLU BANYUMAS - Bawaslu Kabupaten Banyumas mengikuti kegiatan Literasi Pojok Pengawasan Volume 13 secara daring, Senin (18/5). Kegiatan yang diselenggarakan Bawaslu Provinsi Jawa Tengah tersebut mengangkat tema “Masyarakat Awasi PDPB, Realistis atau Utopis?” sebagai upaya memperkuat partisipasi publik dalam pengawasan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB).

“Kalau kita lihat Pemilu sebelumnya dari data kami memang banyak betul orang berbicara terkait dengan partisipasi masyarakat, tetapi kenyataannya dari laporan masyarakat itu hanya nol koma persen. Nah, Ini tentunya menjadi tantangan,” ungkap Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Amin saat membuka kegiatan.

Amin menjelaskan bahwa pelibatan masyarakat dalam pengawasan partisipatif tidak semudah yang dibayangkan karena masih dipengaruhi rendahnya kesadaran politik masyarakat. Menurutnya, tantangan terbesar saat ini adalah bagaimana memindahkan pengetahuan pengawas pemilu kepada masyarakat secara luas agar mereka memahami hak politik sekaligus terdorong aktif melakukan pengawasan.

“Bagaimana pola-pola memindahkan knowledge pengawas ke masyarakat ini yang penting, yang menjadi tantangan buat kita,” tegas Amin.

Amin juga menyoroti pentingnya penguatan program pengawasan partisipatif yang selama ini telah dijalankan Bawaslu, seperti Desa Pengawasan, Pojok Pengawasan, serta kader pengawas partisipatif. Menurutnya, seluruh elemen masyarakat perlu dilibatkan secara aktif agar memiliki kesadaran dalam menjaga kualitas demokrasi dan akurasi data pemilih berkelanjutan.

“Jadi tantangannya bukan hanya pada persoalan bagaimana pemilu itu berjalan dengan baik saja, tetapi bagaimana pemilu ini bisa melibatkan seluruh elemen masyarakat dan punya kesadaran untuk itu,” harap Amin.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Tenaga Ahli Bawaslu RI, Iji Jaelani dan Anggota Bawaslu Kabupaten Banyumas, Rani Zuhriyah. Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Banyumas berharap dapat memperkuat strategi pelibatan masyarakat dalam pengawasan PDPB sekaligus meningkatkan kesadaran politik masyarakat guna mendukung kualitas demokrasi. (aks)

Tag
banyumas
bawaslu
bawaslu banyumas
Berita
Pencegahan