Bawaslu Jateng Luncurkan Program Magang Pendidikan Pengawas Partisipatif
|
PURWOKERTO, BAWASLU BANYUMAS – Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Amin menegaskan komitmen pihaknya dalam memperkuat pendidikan pengawas partisipatif sebagai fondasi pengawasan pemilu berkelanjutan menuju Pemilu 2029. Hal tersebut disampaikannya saat Peluncuran Program Magang Pendidikan Pengawas Partisipatif bertema Transformasi Program Magang Berbasis Pendidikan Pengawas Partisipatif Berkelanjutan yang diselenggarakan secara daring, Rabu (4/2).
Amin menyampaikan bahwa pendidikan pengawas partisipatif merupakan program rutin yang terus dikembangkan dan diharapkan menjadi pelopor penguatan pengawasan partisipatif di masa mendatang.
“Bawaslu Provinsi Jawa Tengah saat ini berkonsentrasi pada pendidikan pengawas partisipatif yang rutin kita lakukan. Kegiatan ini kami harapkan menjadi pelopor penting dalam pengawasan partisipatif menjelang Pemilu 2029,” kata Amin.
Amin mengungkapkan, hingga saat ini tercatat sebanyak 4.517 kader pengawas partisipatif telah mengikuti pendidikan yang diselenggarakan Bawaslu Jateng sejak 2019 hingga 2025 dan tersebar di 35 kabupaten/kota.
“Mulai dari 19 kader pada 2019, 2.265 kader tahun 2020, hingga terakhir 1.380 kader pada tahun 2025. Mereka telah membentuk berbagai komunitas pengawas partisipatif di daerah masing-masing,” jelas Amin.
Menurut Amin, para peserta telah dibekali berbagai materi strategis, mulai dari pengawasan, pengelolaan sumber daya manusia, pencegahan, penindakan, hingga penyelesaian sengketa proses.
“Kami berharap bekal ini terus dikembangkan di wilayah masing-masing. Mahasiswa sebagai agent of change diharapkan mampu menularkan semangat pengawasan dan memperkenalkan peran Bawaslu demi demokrasi yang lebih baik ke depan,” harap Amin. (aks)