Bawaslu Banyumas Jaring 80 Data Pemilih Pemula di SMA Kristen Purwokerto
|
PURWOKERTO, BAWASLU BANYUMAS – Bawaslu Kabupaten Banyumas menjaring 80 data uji petik pemilih pemula melalui pembukaan Posko Aduan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) di SMA Kristen Purwokerto, Senin (26/10). Kegiatan yang melibatkan mahasiswa magang ini menyasar siswa yang telah berusia 17 tahun maupun yang akan segera memasuki usia tersebut untuk mendukung validitas data pemilih.
Dari kegiatan tersebut, petugas posko menghimpun 80 dokumen yang terdiri atas 16 KTP, 14 Kartu Keluarga (KK), lima Kartu Identitas Anak (KIA), dua Kartu Indonesia Sehat (KIS), dan 43 kartu pelajar. Dokumen tersebut menjadi bahan uji petik untuk mendukung pencermatan data pemilih, terutama bagi siswa yang berpotensi masuk kategori pemilih pemula.
Kepala SMA Kristen Purwokerto, Setyo Adi Wiranto, menyambut baik langkah Bawaslu Kabupaten Banyumas dalam memberikan informasi sekaligus melakukan pencermatan data pemilih di lingkungan sekolah. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat membantu meningkatkan akurasi data dan mendorong pendataan pemilih yang lebih tertib.
“Informasi dari tim Bawaslu untuk kepentingan data pemilih ini sangat bagus supaya data pemilih lebih valid. Sekolah juga mendukung agar pendataan ke depannya menjadi lebih baik dan lebih akurat,” kata Adi.
Adi menjelaskan, pelaksanaan pendataan di sekolah berlangsung kondusif karena para siswa dapat diarahkan untuk mengikuti proses secara tertib. Namun, ia menyebut sebagian besar siswa berasal dari luar kota, bahkan dari luar Pulau Jawa, sehingga pendataan perlu dilakukan secara cermat untuk mengantisipasi kemungkinan data ganda dan memastikan kesesuaian domisili.
“Saya berharap Bawaslu dan SMA Kristen bisa menjalin hubungan yang lebih baik, terutama dalam memberikan sosialisasi tentang data pemilih, syarat menjadi pemilih, dan informasi pemilu agar anak-anak lebih memahami bagaimana menjadi pemilih yang baik,” ucap Adi. (aks)