Bahas KKL Tematik, Bawaslu Banyumas Dorong Kolaborasi Digital dengan Amikom Purwokerto
|
PURWOKERTO, BAWASLU BANYUMAS – Bawaslu Kabupaten Banyumas menjajaki kolaborasi pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Tematik bersama Universitas Amikom Purwokerto guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu berbasis digital. Hal tersebut dibahas dalam diskusi yang digelar di Kampus Universitas Amikom Purwokerto, Rabu (14/1).
Anggota Bawaslu Kabupaten Banyumas, Rani Zuhriyah, menyampaikan bahwa konsep KKL Tematik diarahkan agar selaras dengan program studi mahasiswa, khususnya yang memiliki keunggulan di bidang teknologi informasi.
“Kalau kita kolaborasikan dengan Amikom, arahnya bisa ke digital. Kita susun modul atau konsep KKL Tematik yang benar-benar sesuai prodi mahasiswa, sehingga kegiatan pengawasan partisipatif bisa lebih efektif,” kata Rani.
Rani menjelaskan, bentuk kegiatan yang dapat dikembangkan antara lain literasi kepemiluan berbasis IT, seperti podcast bertema pilkades berkualitas di desa, forum warga, hingga pengembangan aplikasi pelaporan pelanggaran pemilu dan dukungan pemutakhiran data berkelanjutan. Selain itu, mahasiswa juga dapat menggandeng PKK dan karang taruna sebagai pengawas partisipatif dengan dukungan teknologi, serta membangun pojok pengawasan berupa taman baca atau perpustakaan digital di tingkat desa.
“Itu bisa menjadi e-learning atau pusat informasi demokrasi yang mudah diakses masyarakat,” tambah Rani.
Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Amikom Purwokerto, Irfan Santiko, menyambut baik rencana tersebut dan menilai KKL Tematik memiliki peluang besar untuk memberikan dampak nyata.
“Dengan adanya tambahan desa (binaan Bawaslu) tadi, itu juga bisa jadi peluang. Saat ini KKL kita durasinya 3 minggu. Program ini sebisa mungkin harus berdampak,” ucap Irfan. (aks)