Bahas Bahaya Fitnah, Podcast Bawor Ngabuburit Gandeng Anggota KPU Banyumas 2018-2023
|
PURWOKERTO, BAWASLU BANYUMAS – Bawaslu Kabupaten Banyumas kembali melakukan tapping Podcast Bawor (Bawaslu Banyumas Ngobrol) edisi spesial Ngabuburit Pengawasan bertema “Bahaya Fitnah dan Ujaran Kebencian” di Purwokerto, Jumat (27/2). Kegiatan ini menghadirkan narasumber Anggota KPU Kabupaten Banyumas periode 2018–2023, Hanan Wiyoko, dengan dipandu Staf Bawaslu Kabupaten Banyumas, Exty Rumiati.
Hanan menegaskan bahwa hoaks menjadi ancaman serius bagi proses demokrasi karena mampu membentuk persepsi publik secara cepat dan masif di era digital. Ia mencontohkan, pada momentum pemilu masyarakat kerap terpolarisasi akibat konten provokatif yang beredar luas, bahkan memicu perbedaan pendapat hingga ke lingkup keluarga.
“Dampaknya dapat merambah hingga ke ranah terkecil, yaitu keluarga. Perbedaan pilihan dalam satu keluarga pun dapat memicu terjadinya selisih paham,” jelas pria yang mengabdi sebagai Dosen Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Peradaban Bumiayu.
Hanan juga mengingatkan prinsip “Jarimu Harimaumu” sebagai bentuk tanggung jawab setiap individu atas konten yang diproduksi dan disebarkan. Ia menambahkan bahwa penyebaran hoaks telah diatur dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), dengan ancaman pidana penjara maksimal enam tahun dan/atau denda hingga satu miliar rupiah bagi pelaku penyebaran berita bohong dan menyesatkan.
“Satu unggahan dapat berdampak luas, sehingga diperlukan kesadaran bersama untuk lebih bijak dalam bermedia sosial demi menjaga demokrasi yang sehat dan damai,” tegas pria yang kerap tampil sebagai jurnalis SatelitTV.
Hanan menambahkan peran Bawaslu adalah memberikan pemahaman dan pendidikan terkait hoaks. Namun, upaya tersebut tidak dapat hanya mengandalkan satu lembaga saja. Literasi digital di masyarakat juga sangat penting untuk menanggulangi persoalan ini.
“Generasi Z sebagai imigran digital sekaligus pemilih muda perlu bersikap kritis dan terus meningkatkan literasi digitalnya. Mereka juga diharapkan dapat membuat konten-konten positif tentang demokrasi untuk mengajak generasi muda lainnya turut menjaga ruang digital yang sehat,” kata Hanan.
Bawaslu Kabupaten Banyumas melalui podcast ini terus mendorong penguatan literasi digital sebagai langkah preventif dalam pengawasan partisipatif. Sahabat Bawaslu dapat menyaksikan Podcast Bawor edisi spesial Ngabuburit Pengawasan melalui kanal YouTube resmi Bawaslu Kabupaten Banyumas. https://youtube.com/@bawaslubanyumas (fpa/aks)