Bawaslu Banyumas Hadir dalam Diskusi Debat Penajaman Visi Misi di BMSTV
|
PURWOKERTO, BAWASLU BANYUMAS - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) mempetakan kerawanan terkait debat publik pada program SOROTT dengan tema “Persiapan Debat Satu Pasangan Calon Penajaman Visi Misi dan Program Cabup dan Cawabup Banyumas”. Acara ini mendatangkan pihak KPU Kabupaten Banyumas serta Bawaslu Kabupaten Banyumas dan disiarkan langsung oleh BMS TV, Kamis (17/10).
Anggota Bawaslu Kabupaten Banyumas, Rani Zuhriyah menyampaikan mengenai larangan debat mendatang. Rani menegaskan bahwa peran panelis di sini sangat krusial, dalam artian panelis harus secara obyektif menganalisis materi visi-misi yang akan disampaikan.
"Peran panelis didebat kali ini sangat krusial, karena mereka di sini adalah orang-orang akademisi yang dipilih langsung oleh KPU, dan panelis pun harus bersikap netral dan bisa menguliti visi-misi yang disampaikan pasangan calon. Selain itu, dalam perumusan pertanyaan yang dibuat panelis tidak boleh ada campur tangan dari KPU," tegas Rani.
Rani juga menyampaikan bahwa moderator yang dipilih langsung oleh KPU harus mempunyai integritas, jujur, dan tidak memihak kepada pasangan calon.
"Bawaslu akan terus memastikan dan mengawal debat satu pasangan calon ini berjalan sesuai aturan dan juknis yang telah ditentukan," ucap Rani.
Selain itu Rani pun menyampaikan bahwa partisipan debat dilarang membawa atribut kampanye, meneriakan yel-yel yang membuat kegaduhan dan melakukam intimidasi.
Dalam penajaman visi–misi, KPU dan Bawaslu berharap masyarakat bisa teredukasi dan tersosialisasi mengenai pilihan yang ada serta bisa berbondong-bondong menuju TPS di 27 November mendatang. (alma)
editor: aks