Lompat ke isi utama

Berita

Ketua Bawaslu Jateng: Tiga Fase Ramadan Jadi Refleksi Penguatan Integritas Pengawasan

Bawaslu Jateng

Tangkapan layar Tabuh Bedug Ngabuburit Sesarengan Ngawasi 2026 yang diselenggarakan Bawaslu Provinsi Jawa Tengah secara daring, Selasa (24/2). (foto: aks)

PURWOKERTO, BAWASLU BANYUMAS – Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Amin, mengajak jajaran Bawaslu memaknai Ramadan sebagai momentum refleksi integritas dan penguatan kinerja pengawasan. Pesan tersebut disampaikan saat Bawaslu Kabupaten Banyumas mengikuti kegiatan Tabuh Bedug Ngabuburit Sesarengan Ngawasi 2026 yang diselenggarakan secara daring oleh Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Selasa (24/2).

“Kalau kita bicara tahapan Pemilu kan ada tahapan-tahapan, di dalam puasa juga ada tahapan-tahapan yaitu ada tiga fase, di mana di dalam 30 hari ini dibagi menjadi tiga fase,” kata Amin.

Amin menjelaskan, fase pertama Ramadan merupakan fase rahmat yang menekankan adaptasi dan pembiasaan diri. Pembatasan pola makan dan minum melatih kita untuk menyesuaikan diri, sama halnya dengan pengawasan yang membutuhkan disiplin dan pengendalian diri.

“Fase yang kedua yaitu masa magfirah atau masa ampunan, kita semua mendapatkan pintu yang seluas-luasnya bagi hamba yang bertobat dan juga yang ingin bertobat,” ucap Amin.

Amin menambahkan, fase ketiga yaitu pembebasan dari api neraka atau Itqun minan naar. Menurutnya ini fase tertinggi dimana Allah SWT berjanji membebaskan kita dari api neraka bagi yang bersungguh-sungguh menjalankan ibadah puasa. (aks)

Tag
banyumas
bawaslu
bawaslu banyumas
Berita