Gandeng Pertuni, Bawaslu Banyumas Jajaki Kerja Sama Wujudkan Pemilu Inklusif
|
PURWOKERTO, BAWASLU BANYUMAS – Bawaslu Kabupaten Banyumas menjajaki kerja sama dengan Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) Cabang Banyumas melalui penyusunan Nota Kesepahaman (MoU) untuk memperkuat penyelenggaraan Pemilu yang inklusif. Penjajakan tersebut disampaikan Anggota Bawaslu Kabupaten Banyumas, Rani Zuhriyah, dalam Rapat Koordinasi Penguatan Pemahaman Kepemiluan bagi Penyandang Disabilitas di ruang podcast, Kamis (6/8).
Rani mengatakan, kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya sebatas pelibatan Pertuni dalam kegiatan Bawaslu, tetapi dapat diperkuat melalui kesepakatan kelembagaan. Menurutnya, selama ini Bawaslu Banyumas telah beberapa kali melibatkan Pertuni dalam kegiatan kepemiluan, namun belum dituangkan dalam bentuk kerja sama tertulis.
“Kami juga bermaksud untuk bisa bekerja sama dengan Pertuni. Kalau dulu belum ada hitam di atas putih dalam bentuk kerja sama, kita sering kali mengundang ketika ada kegiatan. Ke depannya mari kita bisa bekerja sama melalui penandatanganan MoU,” kata Rani.
Rani juga menanyakan kesediaan Pertuni Cabang Banyumas untuk menjalin kerja sama secara resmi dengan Bawaslu. Ia menyampaikan bahwa penyusunan MoU akan segera dilakukan sebagai landasan pelaksanaan berbagai kegiatan bersama, khususnya dalam meningkatkan pemahaman kepemiluan dan pemenuhan hak politik penyandang disabilitas.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Pertuni Cabang Banyumas, Dwi Kurniasih, menyatakan kesediaannya untuk menjajaki kerja sama tersebut.
“Insya Allah, tapi nanti dibacakan dulu biar kita paham,” kata Dwi.
Melalui kerja sama ini, Bawaslu Kabupaten Banyumas berharap terbangun kolaborasi berkelanjutan dengan Pertuni sehingga penyandang disabilitas dapat terlibat secara aktif dalam pendidikan pemilih, pengawasan partisipatif, serta berbagai kegiatan kepemiluan yang ramah dan inklusif. (aks)