Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Banyumas Ikuti Sosialisasi Evaluasi Indeks Kerawanan Pemilu 2024 Hari Kedua

Bawaslu Banyumas

Tangkapan layar Sosialisasi Model Evaluasi dan Pengumpulan Data Pendukung Evaluasi Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) 2024 hari kedua secara daring, Rabu (5/8). (foto: rz)

PURWOKERTO, BAWASLU BANYUMAS – Bawaslu Kabupaten Banyumas mengikuti Sosialisasi Model Evaluasi dan Pengumpulan Data Pendukung Evaluasi Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) 2024 hari kedua secara daring, Rabu (5/8). Kegiatan yang diselenggarakan Puslitbangdiklat Bawaslu RI tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas identifikasi dan pemetaan potensi kerawanan serta pelanggaran pemilu sebagai upaya memperkuat strategi pencegahan sejak dini.

Pada panel pertama, peserta memperoleh materi bertema “Evaluasi Efektivitas Pencegahan Berbasis IKP: Identifikasi Data Kerawanan, Program, dan Hasil Pencegahan” yang disampaikan oleh Masykurudin Hafidz, Mada Sukmajati, Sri Budi Eko Wardani, dan Endang Sulastri. Materi tersebut menekankan pentingnya keterkaitan antara pemetaan kerawanan, penyusunan program pencegahan, serta evaluasi hasil pencegahan sebagai dasar penyempurnaan strategi pengawasan pemilu.

Panel kedua mengangkat tema “Validasi IKP 2024 melalui Data Kejadian Faktual: Analisis Kerawanan, Pelanggaran, dan PHPU” dengan narasumber Franditya Utomo, Jojo Rokhi, George Towar Ikbal Tawakkal, dan Siti Zuhro. Dalam sesi ini dibahas pentingnya validasi data faktual untuk memastikan akurasi Indeks Kerawanan Pemilu sebagai instrumen mitigasi risiko dalam penyelenggaraan pemilu, sehingga hasil pemetaan kerawanan benar-benar mencerminkan kondisi di lapangan.

Sementara itu, panel ketiga membahas “Sosialisasi Model Evaluasi IKP 2024: Kerangka dan Kebutuhan Data Evaluasi” yang dilaksanakan melalui lima desk diskusi. Melalui sesi tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai kerangka evaluasi IKP serta kebutuhan data yang harus dipenuhi dalam proses evaluasi agar menghasilkan analisis yang komprehensif dan dapat dipertanggungjawabkan.

Melalui penguatan model evaluasi dan pengembangan IKP yang lebih adaptif, Bawaslu berharap upaya pencegahan dan pengawasan dapat dilaksanakan secara lebih efektif sehingga potensi kerawanan Pemilu dan Pemilihan dapat dideteksi serta ditangani sejak dini. (aks)

Tag
banyumas
bawaslu
bawaslu banyumas
Berita
Pencegahan