Lompat ke isi utama

Berita

Media Sosial Jadi “Senjata Baru”, Bawaslu Jateng Ingatkan Bahaya Hoaks dalam Demokrasi

Bawaslu Banyumas

Tangkapan layar kegiatan Literasi Pojok Pengawasan Vol. 11 bertema “Bahaya Hoax dalam Pemilu: Refleksi Kasus 2024 dan Proyeksi 2029” secara daring, Senin (20/4). (foto: aks)

PURWOKERTO, BAWASLU BANYUMAS – Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Sosiawan, menegaskan pentingnya kualitas informasi dalam ruang publik sebagai fondasi utama demokrasi. Hal tersebut disampaikan saat Bawaslu Kabupaten Banyumas mengikuti kegiatan Literasi Pojok Pengawasan Vol. 11 bertema “Bahaya Hoax dalam Pemilu: Refleksi Kasus 2024 dan Proyeksi 2029” secara daring, Senin (20/4).

Sosiawan menekankan bahwa informasi memiliki peran krusial layaknya “oksigen” dalam kehidupan demokrasi. Namun, ia mengingatkan bahwa realitas di lapangan justru menunjukkan maraknya informasi yang tidak akurat dan menyesatkan.

“Informasi publik seharusnya bersifat benar, akurat, dan tidak menyesatkan. Namun yang terjadi di ruang publik kita sering kali sebaliknya, banyak informasi yang tidak berkualitas,” ungkap Sosiawan.

Sosiawan menyoroti dominasi media sosial sebagai kanal utama penyebaran informasi, khususnya di kalangan generasi muda. Kondisi tersebut menjadikan media sosial sebagai instrumen strategis, namun juga berpotensi menjadi alat yang disalahgunakan.

“Media sosial saat ini adalah senjata baru, yang bisa digunakan untuk kepentingan positif maupun negatif. Oleh karena itu, pemanfaatannya harus dilakukan secara bijak dan profesional,” tegas Sosiawan.

Sosiawan juga mengingatkan bahwa di tengah belum finalnya regulasi terkait pengawasan digital, diperlukan upaya peningkatan kapasitas dan pemahaman dalam menghadapi tantangan informasi, khususnya menjelang Pemilu 2029. Ia menekankan pentingnya langkah pencegahan dan mitigasi agar penyebaran hoaks tidak merusak kualitas demokrasi.

“Kita harus mampu memanfaatkan media sosial secara maksimal untuk edukasi politik, sekaligus memitigasi potensi distorsi informasi demi mewujudkan demokrasi yang lebih berkualitas,” kata Sosiawan. (aks)

Tag
banyumas
bawaslu
bawaslu banyumas
Berita
Pencegahan